Selasa, 27 April 2010

Selangor FC vs Sriwijaya FC di babak 32 besar AFC Cup 2010


UJI KONSISTENSI
Selangor v Sriwijaya FC pukul 19.45 WIB

PALEMBANG. PE – Rasa cemas pasti membalut di tubuh skuadra Sriwijaya FC. Pasalnya tim besutan Rahmad Darmawan ini tengah menjadi tamu yang memang dinanti di Stadion Shah Alam Selangor menghadapi Selangor FC di partai yang sebenarnya tak terlalu berpengaruh lolos apa tidaknya SFC di partai 16 besar grup F.
Kemenangan pasti tujuan Sriwijaya FC bahkan Selangor FC pun tak ingin kehilangan muka di kandangnya sendiri. Untuk itulah RD mengungkapkan bahwa tidak mudah untuk mendapatkan poin di kandang Selangor. Kemenangan adalah harga yang sangat mahal utnuk Sriwijaya FC agar tetap berada di jalur puncak klasemen. Ini adalah ujian konsistensi permainan SFC yang selama ini dipertanyakan.
Pasalnya tim tuan rumah bakal mempertaruhkan gengsi sebagai tuan rumah dihadapan ribuan supporter Selangor. Becamex Binh Duong Vietnam saja mampu ditahan imbang dengan skor 0-0 pada laga perdana AFC Cup lalu (14/3). Sedangkan Victory SC mampu dibantai dengan skor 5-0.
“Kami tetap harus waspada kebangkitan tuan rumah Selangor. Meski sudah tidak lolos ke babak 16 besar, Selangor dipastikan akan mengakhiri pertandingan di grup F ini dengan happy ending. Tidak ada cara lain bagi Sriwijaya FC untuk mengalahkan Selangor,” ungkap Rahmad Darmawan pada sesi jumpa pers di kantor Football Association of Selangor (FAS) di distrik Shah Alam Selangor kemarin siang (27/4).
Lebih lanjut RD mejelaskan bahwa, mampu bermain imbang saja di kandang Selangor FA sudah merupakan capaian yang cukup bagus. Hal ini bukan karena ia dan pasukannya citu duluan, melainkan memang atmosfer permainan Selangor ketika menjadi tuan rumah tak bisa dihiraukan begitu saja.
“Saya rasa bisa menahan imbang Selangor cukup bagus. Apalagi mampu menang dengan skor 1-0 saja juga cukup bagis. di kandang Selangor. Ini akan menjadi pekerjaan yang sangat berat bagi Sriwijaya FC,” lanjut pria yang gemar memakai topi ini.
Tak ingin kecolongan dari tuan rumah, RD menegaskan agar semua anak asuhnya jangan sampai lengah dalam permainan bersama Selangor hari ini. Sebab kesalahan kecil saja bisa membuat hal yang fatal.
Hal senada juga dilontarkan oleh kapten tim Sriwijaya FC, Keith Kayamba Gumbs. Pemain jersey 17 ini juga tetap yakin timnya bisa meraih hasil maksimal. Karena didukung pemain lokal yang berkualitas. “Kami tetap fight dan berharap bisa mengalahkan Selangor FC. Itulah keuntungan kami karena kami punya pemain asing sedangkan Selangor tidak diperkuat pemain asing,” ujara Kayamba.
Sementara itu Selangor FA tidak mau kehilangan muka didepan pendukungnya sendiri. Pelatih Selangor K Devan tidak ingin anak asuhnya kehilangan poin di kandang sendiri. Selangor sendiri sedikit bergembira karena gelandang Hamzani sudah sembuh dari cedera meski tidak diperkuat oleh Khairul Anuar yang terkena akumulasi kartu kuning.
“Kekurangan kami hanya pada pemain import. Tidak adanya pemain asing membuat kami belum mampu bersaing dengan tim-tim di grup F. Meski demikian kami tetap berharap para pemain Selangor FA punya fighting spirit karena ini pertandingan terakhir di pentas AFC Cup,” harap pelatih keturunan India ini. MRD/JPNN


Klasemen sementara AFC Cup Grup F
1. Sriwijaya FC 5 3 1 1 13-3 10
2. Becamex 5 3 1 1 9-2 10
3. Selangor FA 5 1 1 3 7-12 4
4. Victory SC 5 1 1 3 2-14 4

Larang Pemain Asing Merumput di Negeri Jiran


Malaysia Haramkan Pesepakbola Asing!

PALEMBANG. PE – Memang tak bisa menampik kenyataan bahwa kekuatan sebuah tim terkadang bergantung pada materi pemain asingnya yang cukup mumpuni. Contohnya saja Sriwijaya FC yang diperkuat lima pemain asing, kemudian tim-tim lain yang juga tak ketinggalan untuk berlomba-lomba menggaet pemain asing entah dari eropa, cina atau lainnya.
Tak tahu kenapa fenomena demikian ini terus berlanjut. Tapi ternyata fenomena ini tak bisa berkembang di negeri Jiran (Malaysia red). Semua tim yang bermain di Malaysia tak diperbolehkan merekrut pemain asing, termasuk juga Selangor FC.
Selangor FC yang tak mau menggunakan tenaga asing menuding bahwa ini adalah fator utama mengapa tim besutan K Devan ini tak terlalu bagus dalam mengukir prestasi di ajang Asian Football Conferation (AFC) Cup 2010. Lihat saja tim Selangor FA (Malaysia) sudah kebobolan 12 gol dan hanya memasukkan 7 gol. Ini perolehan cukup parah tim asal negeri Jiran ini.
Meski terkesan alasan klise, namun alasan tak adanya pemain asing tim Selangor FA tak begitu kuat cukup masuk akal. Toh memang kenyataan kenyataannya memang tak bisa dipungkiri.
Hal ini diakui oleh sekretaris tim Selangor FA, Datuk Hamidin secara jantan. Menurutnya secara kualitas ada perbedaan besar dari timnya yang tak menggunakan legion asing dengan Sriwijaya FC yang memiliki tiga legion asing.
“Kami sadar tanpa pemain asing Selangor FA agak kesulitan untuk bersaing dengan tim-tim di grup F. tapi mau bagaimana lagi keputusan Football Association of Malaysia (FAS) tidak berkenan Liga Super Malaysia diperkuat pemain asing dan itu harus kami terima,” ujar Hamidin.
Ya, FAS atau PSSI Malaysia memberlakukan tidak menggunakan pemain asing sejak tahun 2008. meski cukup kontroversial tapi untuk pembinaan pemain local Malaysia cukup bagus. Hasilnya timnas U-23 Malaysia mampu merebut emas pada SEA Games XVVI di Laos 2009 lalu. Begitu juga dengan timnas senior mulai bisa bersaing dengan Negara-negara ASEAN.
“Mengenai wacana untuk menggunakan tenaga asing hanya di pentas AFC Cup juga belum ada pemikiran. Kami tetap menjalankan keputusan FAS meski di pentas AFC Cup babak belur tapi tidak di pentas internasioanal justru kami bisa merebut emas pada SEA Games Laos. Begitu juga dengan timnas senior bisa bersaing lagi dengan Negara-negara tetangga seperti Indonesia, Singapura, dan Thailand. Itu tujuan kami tidak memakai pemain asing,” tutup Hamidin.
Berbeda di indonesia, hampir separo pemain asing berdiam di sebuah klub profesional. Rasanya kurang afdol bagi tim kalau tidak menggunakan jasa pemain asing tersebut. Padahal kalau dilihat dari materi, pemain asing yang berada di indonesia kualitasnya juga tdiak terlalu mengkilap. MRD

Rabu, 21 April 2010

CAYO SFC



AKSI NASUHA
Meski imut, tak menghalangi nasuha mencoba beradu duel di angkasa. si Mungil ini ternyata mampu juga.. salut buang bung Nas.


TEGANG

Tak hanya pemain, RD dan Hendri Zainuddin pun demikian. keduanya tampak tak tenang dan ingin berdiri di pinggir lapangan mengawasi anak buahnya bermain di lapangan.

PESTA Sriwijaya FC

PEMBUKTIAN ZAH!
tak hanya pemain penyuplai bola, tendangan pinalti zah rahan ternyata oke juga lho...



OBI HATTRICK
Sempat mandul berbulan-bulan, Obiora menunjukkan kelasnya sebagai striker yang cukup membahayakan. jangan hanya di AFC Cup bung, ISL atau Piala Presiden Duong...!!

Sriwijaya fc vs Victory SC di babak 32 besar


SFC 5-0 VICTORY
LOLOS
(logo AFC Cup)

PALEMBANG. PE – Sriwijaya FC tampil kesetanan kala melawan Victory SC di babak penyisihan AFC Cup. Tak tanggung-tanggung, skor 5-0 (1-0) digelontor tanpa balas ke jala Faisal. Kemenangan ini makin mengokohkan Laskar Wong Kito berada di puncak klasemen dengan 10 poin di Grup F.
Sementara itu Binh Duong FC sukses menekuk Selangor FC 4-0. Binh Duong sama-sama mengemas 10 poin. Gol dalam helatan ini diciptakan Obiora pada menit ke- 28, 67 dan 89. Tak hanya Obiora yang mampu mencetak hattrick, Zah Rahan Krangar pun tak ketinggalan menyumbangkan satu gol di menit ke- 61. Terakhir Arif ”Keceng” Suyono pun kian menambah luka Victory SC pada menit ke- 75. Skor akhir 5-0 (1-0) untuk kemenangan mutlak Sriwijaya FC, sekaligus menasbihkan Sriwijaya FC melenggang ke ronde dua gelaran AFC Cup 2010 di babak 16 besar.
”Memang pada babak pertama pola permainan masih belum terlalu cepat. Cukup banyak peluang yang belum bisa dimaksimalkan anak-anak. Serangan- serangan yang dibangun masih terlalu mudah dipatahkan lawan,” ujar RD.
Sejak babak pertama dimulai, Sriwijaya FC sebenarnya sudah mengusai laga. Namun tak disangka pada babak pertama banyak peluang yang sia-sia dan tak mampu berbuah gol. Sebut saja peluang yang dimiliki M Nasuha pada menit ke- 14 melalui sundulan kerasnya. Sayang heading itu jatuh tepat dipelukan kipar Victory SC Faisal. Tak hanya Nasuha, tendangan keras Kayamba pada menit ke- 25 pun masih belum mampu menaklukkan Faisal.
Tak sampai disitu, meski serang demi serangan yang dilancarkan anak asuh Rahmad Darmawan pelatih Sriwijaya FC belum berwujud gol Kayamba cs tak putus asa. Alhasil pada menit ke- 28 berawal dari umpan tarik nan memanjakan yang disodorkan Zah Rahan pada Obiora dan sundulan itupun mampu mengoyak gawang yang dijaga Faisal ini.
Memang pergerakan serangan di babak pertama masih terkesan lamban. Tak puas dengan pola serangan yang belum efektif ini, RD pun mulai mengambil tindakan dengan memasukkan beberapa pemain. Nama-nama yang dimasukkan RD antara lain Ponaryo Astaman yang menggantikan M Aji pada menit ke- 49, Arif Suyono menggantikan Worabai pada menit ke- 54 dan Rahmat Rivai menggantikan Zah Rahan pada menit ke- 78.
Hasilnya tak sia-sia, babak kedua permainan Sriwijaya FC terdongkrak drastis dari babak pertama. Hal ini dibuktikan anak-anak Laskar Wong Kito dengan empat gol di babak kedua ini. Sebut saja gol tambahan yang dicetak Zah Rahan melalui titik putih. Gol ini berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Sifat terhadap Toni Sucipto, hingga hadia penalty pun dihadiahkan oleh wasti yang memimpin laga.
Kemudian gol ketiga dilaga ini digeber oleh Obiora pada menit ke- 67 melalui umpan matang dari Kayamba. Lagi-lagi gol ini pun tercipta melalui sundulannya. Ketangkasan Arif Suyono pun kian membuat Sriwijaya FC di atas angin, gol yang ia ciptakan ini berasal dari umpan yang diberikan oleh Kayamba pad menit ke- 75. Terakhir gol penutup pun kembali diciptakan pemain bernomor punggung sembilan Obiora melalui tendangan kerasnya di luar kotak penalty.
“Babak kedua permainan anak-anak lebih indah, sentuhan satu duanya juga lebih hidup. Serangan yang dilakukan anak-anak juga lebih cepat jadi tak mampu dibaca lawan, alhamdulilah kita bisa lolos babak 16 besar,” tukas RD.
Dipihak lain, pelatih Victory SC Ali Suzain mengatakan bahwa kekalahan yang dialami tim besutannya ini memang tak bisa dipungkiri sebab Sriwijaya FC memang tim yang tangguh. Belum lagi dengan keberadaan tiga legiun asing (Zah, Kayamba, Obi red) yang memang terkenal tangguh.
“Memang SFC adalah tim berkualitas, jadi kita tak bisa pungkiri kalau kita memang kalah kualitas. Seperti kita ketahui, tim kita memang tak begitu banyak membuat peluang emas. Belum lagi kita tak punya pemain asing, semua lokal. Dengan kekalahan ini, kami harus siap menerima kenyataan tersingkir dari gelaran AFC Cup musim ini,” pungkas Ali. MRD




Klasemen Sementara Grup F AFC Cup 2010
1. SRIWIJAYA (IDN) 5 3 1 1 13 3 10 10
2. BINH DUONG FC (VIE) 5 3 1 1 9 2 7 10
3. SELANGOR (MAS) 5 1 1 3 7 12 -5 4
4. VICTORY SC (MDV) 5 1 1 3 2 14 -12 4

Selasa, 20 April 2010

SFC vs Victory SC di AFC Cup 2010



SFC vs Victory SC
NOW OR NEVER!
Jam 16.00 Wib di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring


PALEMBANG. PE – Sriwijaya FC akan menjalani laga paling bersejarah sepanjang musim ini. Tim kebanggaan wong Palembang ini akan menghadapi Victory SC sore ini (21/4) di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Laga ini akan menjadi penentu apakah Sriwijaya FC mampu melangkah diajang Asian Football Confederation (AFC) Cup 2010.
”Besok (hari ini red) pertandingan bersejarah karena ditentukan kita lolos atau tidak di ajang AFC. Bukan itu saja dalam pertandingan ini kita juga membawa nama negara di ajang internasional,” ujat RD.
Tak mau menelan kekalahan di kandang RD pun telah melakukan persiapan secara matang untuk menghadapi laga hari ini. Bahkan semua pemain yang ada dijajaran pemain inti Laskar Wong Kito ini juga sudah bisa diturunkan saat laga menjamu Sabah Mohamed Ibrahim cs, kapten Victory SC. Sore inilah saat yang tepat bagi Laskar Wong Kito menunjukkan kelasnya sebagai tim dan lolos di grup F ke babak 16 besar atau tak selamanya.
Masih menurut RD, dalam menghadapi Victory nanti tak banyak taktik dan strategi yang dirombak dalam tubuh skuadranya. Seperti yang diketahui, biasanya Victory SC bermain dengan strategi 4-3-2-1, jadi hampir sama dengan strategi yang digunakan beberapa tim di Indonesia.
“Tinggal bagaimana lagi anak-anak bisa menerapkannya di tengah lapangan. Saya harap anak-anak bermain tak terlalu tegang dan menikmati jalannya laga. Sebab jika terlalu tegang kita akan sering membuat kesalahan sendiri,” jelas RD.
Sementara itu dipihak lain, Ali Suzain selaku pelatih Victory SC mengatakan bahwa Sriwijaya FC adalah tim yang tangguh. Tentu bukan hal yang mudah untuk mengalahkan tim satu ini. Belum lagi beberapa laga kandang Victory SC di gelaran AFC Cup 2010 ini bisa dibilang cukup buruk.
Bayangkan saja pada laga terakhinya anak asuh Ali mendapat kekalahan memalukan 5-0 ketika bertandang ke kandang Selangor FC. Namun meski hasil buruk yang diperoleh dalam setiap laga kandangnya ini, Ali yakin anak asuhnya bisa meraih poin di kandang Sriwijaya FC kali ini.
”Memang kita tahu betul SFC adalah tim yang kuat, mereka punya pemain yang membahayakan. Kemudian laga kandang kita memang sedikit buruk, tapi kita masih tetap yakin bisa meraih kemenangan. Setidaknya kita akan memberi permainan terbaik kita,” tutup Ali. MRD.
HEAD TO HEAD
23-02-2010 AFC Cup Victory 0 - 0 Sriwijaya FC


LIMA LAGA SFC
24-03-2010 AFC Cup Sriwijaya FC 1 - 0 Binh Duong
27-03-2010 Super Liga PSPS Pekanbaru 2 - 0 Sriwijaya FC
01-04-2010 Super Liga Persijap Jepara 1 - 1 Sriwijaya FC
06-04-2010 AFC Cup Binh Duong 2 - 1 Sriwijaya FC
10-04-2010 Super Liga Persela Lamongan 3 - 1 Sriwijaya FC


LIMA LAGA VICTORY SC
16-03-2010 AFC Cup Binh Duong 3 - 0 Victory
24-03-2010 AFC Cup Victory 2 - 1 Selangor
27-03-2010 Dhivehi League Victory 2 - 0 AYL
06-04-2010 AFC Cup Selangor 5 - 0 Victory
11-04-2010 Dhivehi League Victory 3 - 0 Thoddoo

Line Up
Sriwijaya FC (4-4-2)
(K) Ferry Rotinsulu
(B) Charis Yulianto, Amrizal, Isnan Ali,
(T) Toni Sucipto, Zah Rahan, Nasuha, M Aji
(D) Kayamba, Obiora


Victory sc (4-3-2-1)
(K) Mohamed Nishah
(B) Sabah Mohamed Ibrahim, Jameel Mohamed, Hussain Niyaz, Ali Shareef.
(T) Ashraf Luthy, Ismail Mohamed, Mohamed Sifan.
(G) Muchtar Naseer, Ibrahim Fazeel
(D) Hussain Zimas (striker)

Minggu, 18 April 2010

Mustopa Aji Akhirnya Dimainkan


Nasuha-Aji Pecahkan kebuntuhan

PALEMBANG. PE – Lagi-lagi pemain serba bisa ini menjadi seorang penyelamat bagi permainan Sriwijaya FC. Pasalnya pada laga menjamu Persikabo Bogor kemarin (18/4), Pavel cs sempat keteteran membangun serangan ketika Nasuha masih nongkrong di pinggir lapangan. Bukan hanya Nasuha, Mustofa Aji pun tak kalah penting untuk mendongkrakan permainan Sriwijaya FC dilaga ini.
Tepat pada menit ke- 70 ketika M Nasuha masuk menggantikan Oktavianus boleh dibilang momentum kebangkitan permainan Sriwijaya FC pada laga ini mulai muncul. Beberapa serangan yang dibangun hampir membuahkan gol dan membuat barisan belakang Persikabo Bogor kocar kacir.
Buah manis dari hasil kerja kerasnya terlihat pada menit ke- 78 saat Pavel mampu mendulang gol dari umpan matang Obiora. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari kerja keras pemain seba bisa ini dalam menyuplai bola ke lini depan Sriwijaya FC.
”Kehadiran Nasuha di tengah lapangan memang cukup memberikan nafas baru bagi permainan kita. Dia bisa memecah kebuntuan dalam menelisik lini pertahanan lawan,” ujar RD.
Menurut RD, pada awalnya dirinya tak berniat menurunkan Nasuha. Karena memang Nasuha akan diistihatkan dalam laga ini. Tapi mengingat kebutuhan tim yang memerlukan seorang pemain berpengalaman untuk menembus kebuntuhan di lini belakang lawan maka Nasuha lah pilihannya.
Bukan hanya Nasuha, Mustofa Aji yang notabenenya salah satu pemain yang jarang diturunkan pun hari nampaknya ikut bersinar. Pasalnya sejak diturunkan pada menit ke- 84 dengan menggantikan posisi Alamsyah, ia juga ikut memberi variasi serangan bagi Laskar Wong Kito.
Buktinya ia mampu memberikan umpan manja pada Arif Suyono menit ke- 88 yang membuat kemenangan Sriwijaya FC menjadi berlipat. ”Aji main bagus kali ini, saya tak menyangka dia bisa semaksimal itu. Melihat penampilannya hari ini, saya kira dia punya kesempatan besar untuk saya turunkan dilaga berikutnya,” pungkas RD. MRD